Tebal panel lantai yang sesuai standar aman untuk dak bertingkat adalah 12,5 cm atau 125 mm. Ukuran ini dirancang khusus untuk mampu menahan memang struktur pondasi secara berlebihan.
Sebelum melakukan pembelian, penting untuk memahami ukuran tebal serta spesifikasi lainnya. Tujuannya adalah agar proses penyediaan material bisa pas sesuai kebutuhan dan rangka bangunan.
Spesifikasi Tebal Panel Lantai
Pada dasarnya, untuk membangun bangunan bertingkat diperlukan rangka yang kuat. Jika memakai metode cor konvensional, tebal dak akan lebih besar daripada panel lantai. Sedangkan jika memakai panel lantai, maka bisa lebih tipis tapi dengan kekuatan tinggi.
Spesifikasi panel lantai standar dari segi tebal adalah 12,5 cm atau 125 mm. Ukuran ini sudah sesuai standar aman di industri beton ringan AAC. Panel lantai dengan ketebalan ini sudah dilengkapi dengan rangka besi sehingga kekuatannya masih tinggi.
Contohnya saja untuk panel lantai Citicon yang sudah punya kualitas tinggi, tebalnya ada di angka yang sama rata. Namun perbedaannya ada di panjang panel lantainya. Berikut spesifikasi panel lantai Citicon dengan tebal 125 mm dan lebar 600 mm:
| Tipe | Panjang | Berat |
| PL-1500 | 1470 mm | 86 kg |
| PL-1750 | 1720 mm | 100,6 kg |
| PL-200 | 1970 mm | 115,3 kg |
| PL-2250 | 2220 mm | 129,9 kg |
| PL-2500 | 2470 mm | 144,5 kg |
| PL-2750 | 2720 mm | 159,1 kg |
| PL-3000 | 2970 mm | 173,8 kg |
| PL-3250 | 3220 mm | 188,4 kg |
Memastikan Kualitas Tebal Presisi 4
Selain mengacu pada spesifikasi dan tebal panel lantai tersebut, pembeli panel lantai harus memastikan lagi kualitas tebal presisinya. Pertama, pastikan untuk mengecek sertifikasi pabrik terkait jaminan mutu dan keamanannya.
Supplier panel lantai berkualitas pasti akan punya komponen sertifikasi resmi. Kemudian pengecekan kerataan permukaan juga penting. Penjual panel lantai yang bukan resmi biasanya tidak punya permukaan yang rata di semua sisi.
Pemilihan produk dari pabrikan terpercaya adalah langkah paling dasar sebelum membeli panel lantai. Umumnya supplier resmi akan menyediakan layanan pengiriman, konsultasi, sampai pemasangan lengkap.
Jika semua aspek sudah terpenuhi, maka pembelian dan pemesanan bisa langsung dilakukan. Namun agar pembeliannya pas, maka harus paham juga bagaimana menghitung kebutuhan panel lantainya.
Cara Menghitung Kebutuhan Panel Lantai
Sebelum membeli material sesuai tebal panel lantai tersebut, maka harus ada proses penghitungan di awal. Jika membeli di supplier resmi, maka akan ada ahli yang membantu proses ini. Namun sebagai pembeli, pastikan tetap mengacu pada tahapan ini:
1. Tentukan Luas Total
Untuk mendapatkan ukuran panel lantai pasti, maka harus menghitung luas total bangunannya. Masing-masing ruang yang akan memakai panel lantai juga harus melalui proses penghitungan menyeluruh.
Mana area yang tidak perlu dak dengan panel lantai juga harus ditandai dengan jelas. Nantinya hal ini akan membantu menentukan luas bersih untuk kebutuhan panel lantai. Jadi pembeliannya akan jauh lebih pas.
Jika bingung, maka bisa dengan memberikan rancangan bangunan ke supplier resmi panel lantai seperti Citicon. Nantinya para profesional akan membantu menghitung sehingga panel lantai yang dibeli tidak kurang atau terlalu sedikit.
2. Pembagian Area Berdasarkan Spesifikasi
Meski tebal panel lantai sama di semua tipe, tapi ukuran panjangnya akan berbeda. Berdasarkan tabel di atas, berbeda tipe artinya juga berbeda berat yang hasil pemasangannya akan memengaruhi beban bangunan.
Untuk itu perlu pembagian area berdasarkan spesifikasi kebutuhan panel lantai. Mana ruang yang perlu panel lantai dengan panjang maksimal dan mana yang hanya perlu ukuran kecil harus jelas.
Setiap ruangan pasti punya ukuran dan fungsi berbeda, jadi hal ini harus masuk perhitungan. Dengan demikian, pembelian bisa sesuai dengan modul jarak dinding atau balok satu sama lain.
3. Memperhitungkan Jarak Tumpuan Balok
Area tumpuan balok panel lantai juga harus diperhitungkan. Bentangan panel perlu batas tertentu agar tidak melewati batas kemampuan lentur material. Jadi pengukuran kebutuhannya tidak bisa asal mengikuti luas bangunan saja.
Untuk mendapatkan pengukuran yang presisi, maka bisa memakai layanan dari distributor resmi panel lantai dengan ahlinya. Tukang biasa belum tentu bisa melakukan pengukuran sehingga perlu tenaga ahli untuk menyelesaikannya.
4. Menyesuaikan Bahan Dinding
Meski sudah menentukan tebal panel lantai yang akan terpakai, pastikan juga menyesuaikan dengan bahan dinding. Dinding bata merah dan bata ringan akan memberikan kesesuaian yang berbeda untuk panel lantai.
Namun jika memakai panel lantai, maka sangat disarankan memakai bata ringan untuk dindingnya. Alasannya adalah agar keseimbangan bebannya baik bahkan untuk jangka waktu panjang.
Pembelian paket bata ringan dan panel lantai Citicon di masa sekarang justru adalah pilihan terbaik. Langsung saja konsultasikan dengan Bataringanciticon.id untuk proses konsultasi dan pembeliannya.
Material di sini adalah produk original dan bersertifikat resmi. Jadi pengiriman akan lebih cepat serta biaya akan lebih transparan. Kondisi ini akan berbeda dengan membeli dari supplier biasa yang tidak resmi.
Penutup
Jadi tebal panel lantai yang ideal adalah 125 cm. Untuk mendapatkan produk panel lantai terbaik harus langsung dari supplier resmi. Dengan demikian, kualitas produk akan terjamin dan perhitungannya akan pas.