Memilih dak rumah tingkat sejatinya memerlukan beberapa pertimbangan. Baik pertimbangan tentang kebutuhan bangunan, beban yang akan diterima, kondisi struktur, maupun anggaran pembangunan.
Saat ini, terdapat berbagai pilihan material untuk membuat dak lantai 2. Mulai dari beton konvensional hingga sistem panel pracetak. Simaklah penjelasan di bawah ini dengan baik apabila membutuhkan perbandingan mengenai beberapa jenis dak.
5 Jenis Dak Rumah Tingkat yang Umum Digunakan
Terdapat beberapa jenis dak rumah tingkat yang cukup umum digunakan pada pembangunan rumah. Lima pilihan yang sering ditemui meliputi dak beton, dak metal, bondek, dak keraton, dan panel lantai. Setiap jenis mempunyai metode pemasangan dan karakteristik berbeda.
Pemilihan material sebaiknya mengikuti desain rumah, bentang ruangan, beban lantai, kondisi struktur bangunan, serta metode konstruksi yang tersedia. Rumah dengan kebutuhan ruang yang berbeda tentu memerlukan pertimbangan yang berbeda pula.
1. Dak Beton
Sistem dak beton dibuat menggunakan tulangan baja dan campuran beton yang dicor pada area lantai. Dak akan berubah menjadi bagian struktur yang kokoh dan relatif kaku setelah pengecoran selesai.
Keunggulan utama dak beton terletak pada kekuatan dan ketahanannya terhadap beban. Permukaannya juga relatif solid sehingga sesuai untuk berbagai kebutuhan ruang di lantai atas.
Hanya saja, waktu pengerjaannya terbilang panjang. Meliputi bekisting, perancah, tulangan, pengecoran, serta waktu tunggu hingga beton mencapai kekuatan yang diperlukan. Berikut rincian lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan dak beton.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Kokoh dan relatif kaku.Cocok untuk berbagai kebutuhan ruang.Permukaan lantai solid.Material relatif mudah ditemukan. | Bobot struktur cukup berat.Membutuhkan bekisting dan perancah.Waktu pengerjaan relatif lebih panjang.Membutuhkan perencanaan struktur yang baik. |
2. Dak Metal
Beda dengan sebelumnya, dak metal ini memanfaatkan lembaran atau elemen logam sebagai bagian dari konstruksi lantai. Material metal umumnya memiliki bobot lebih ringan dibandingkan sistem beton konvensional.
Dak metal unggul dari sisi pemasangan yang praktis. Sebab, elemen metal sudah tersedia dalam bentuk tertentu. Tidak mengherankan jika jenis dak ini sering kali dipilih pada proyek konstruksi yang membutuhkan pengerjaan cepat.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Relatif ringan.Mengurangi kebutuhan material konvensional pada sistem tertentu.Praktis untuk konstruksi tertentu. | Spesifikasi harus disesuaikan dengan beban.Sambungan perlu dikerjakan dengan tepat.Membutuhkan tenaga yang memahami sistem pemasangannya. |
3. Bondek
Ketika mempertimbangkan dak lantai 2 dari baja ringan, pembeli sering kali memilih sistem bondek ini. Bagi yang belum tahu, bondek adalah lembaran baja berprofil yang digunakan sebagai bagian dari sistem lantai komposit.
Material ini berfungsi sebagai bekisting tetap sekaligus membantu menopang beton saat proses pengecoran. Setelah beton mengeras, bondek tetap berada di dalam konstruksi lantai sebagai bagian dari sistem tersebut.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Pemasangan relatif cepat.Berfungsi sebagai bekisting tetap.Mengurangi kebutuhan bekisting konvensional.Area kerja lebih praktis. | Tetap membutuhkan pengecoran beton.Membutuhkan perhitungan bentang dan tumpuan.Material dan aksesori menambah komponen konstruksi.Hasil sangat bergantung pada kualitas pemasangan. |
4. Dak Keraton
Jenis dak rumah tingkat berikutnya bersama dak keraton (ceiling brick). Sistem lantai ini menggunakan elemen berbentuk bata atau modul sebagai pengisi di antara balok-balok lantai. Bobotnya lebih ringan dibandingkan pelat beton konvensional dengan volume yang sama.
Sejatinya dak beton tidak bisa dikatakan paling murah dari sisi pengeluaran biaya dak rumah. Perhitungannya tetap melibatkan harga material, balok pendukung, tulangan, beton, tenaga kerja, dan kebutuhan konstruksi lainnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Lebih ringan dibandingkan pelat beton konvensional pada sistem tertentu.Mengurangi volume beton pada area tertentu.Penggunaan material relatif efisien.Cocok untuk konsep konstruksi lantai tertentu. | Pemasangan membutuhkan ketelitian.Bentuk dan modulnya lebih spesifik.Tidak selalu mudah ditemukan di semua daerah.Perencanaan struktur tetap diperlukan. |
5. Panel Lantai
Sedang mencari dak rumah tanpa cor? Material panel lantai ini boleh jadi salah satu pertimbangan. Bentuknya berupa lembaran pracetak sehingga proses pemasangannya jauh lebih praktis.
Elemen konstruksi ini tidak membutuhkan pengecoran pelat secara keseluruhan di lokasi pengerjaan. Hasilnya, pekerjaan pemasangan terasa lebih ringkas dan area konstruksi relatif lebih bersih.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Pemasangan relatif cepat.Lebih ringan dibandingkan pelat beton konvensional pada sistem tertentu.Minim pekerjaan pengecoran di lokasi.Area konstruksi lebih bersih. | Membutuhkan perencanaan tumpuan yang tepat.Ukuran dan bentang mengikuti spesifikasi produk.Pengangkutan dan pemasangan perlu dipersiapkan. |
Rekomendasi Dak Rumah Tingkat dengan Kualitas Unggulan
Mulailah mempertimbangkan panel lantai Citicon apabila membutuhkan dak rumah minimalis. Terutama yang mengutamakan konstruksi ringan dan pengerjaan praktis. Sistem pracetak membuat pekerjaan lantai lebih terstruktur karena elemen utama sudah diproduksi.
Penggunaan panel lantai ini juga membantu mempercepat proses konstruksi. Sebab, elemen utamanya tidak perlu dicetak satu per satu di lokasi. Ideal untuk rumah yang memang membutuhkan dak ringan, pengerjaan praktis, dan tampilan lantai yang tetap rapi.
Penutup
Jenis dak rumah tingkat yang umum digunakan ternyata cukup beragam. Setiap sistem memiliki karakteristik berbeda dari sisi bobot, kekuatan, kecepatan pemasangan, kebutuhan tenaga kerja, dan biaya. Jika ingin yang pasti, pertimbangkan panel lantai Citicon.